Disdukcapil Kabupaten Cirebon Raih Apresiasi Lewat Inovasi KELINGAN ADMINDUK

oleh -17 Dilihat

CIREBON Djalapaksinews — Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu inovasi yang mendapat perhatian dan apresiasi adalah program KELINGAN ADMINDUK milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, Rabu (20/5/2026).

Program KELINGAN ADMINDUK atau Kendaraan Keliling Layanan Administrasi Kependudukan menggunakan kendaraan roda dua dinilai menjadi terobosan pelayanan publik yang efektif menjangkau masyarakat hingga pelosok desa. Inovasi tersebut bahkan disebut menjadi pelopor dan inspirasi bagi daerah lain yang melakukan studi banding ke Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, penghargaan yang diterima merupakan buah dari kerja keras dan kerja cerdas seluruh SKPD yang konsisten mendorong perbaikan layanan kepada masyarakat. Hal tersebut juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Cirebon.

“Saya pun sering mengikuti kegiatan Kelingan Adminduk untuk mengetahui langsung masyarakat di pelosok yang belum memiliki administrasi kependudukan seperti KTP, KIA, Akta Kelahiran, Akta Kematian maupun Kartu Keluarga,” ujarnya.

Ia menegaskan, kondisi di lapangan menjadi pendorong bagi pemerintah daerah untuk terus berkreasi dan berinovasi demi menghadirkan pelayanan yang prima, cepat, dan responsif bagi masyarakat.

Usai menerima penghargaan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Daerah terhadap inovasi KELINGAN ADMINDUK, Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, H. Iman Supriadi S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kerja keras jajaran Disdukcapil dalam memudahkan masyarakat memperoleh layanan administrasi kependudukan secara cepat, tepat, dan mudah.

Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan mampu menurunkan hambatan administrasi kependudukan, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil atau pelosok. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, pelayanan dapat lebih mudah menjangkau kelompok rentan seperti lansia, orang dengan kebutuhan khusus, ODGJ, penyandang disabilitas, hingga masyarakat desa yang kesulitan mengakses layanan dasar.

“Penghargaan ini tentunya menjadi pemicu bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengintegrasikan teknologi dan pendekatan humanis dalam layanan administrasi kependudukan, sehingga manfaat inovasi benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Utoyo

No More Posts Available.

No more pages to load.