Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

oleh -348 Dilihat

Jakarta Djalapaksinews – Pemerintah melalui sidang isbat resmi menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui rangkaian proses pengamatan hilal dan kajian ilmiah yang melibatkan berbagai pihak.

Sidang isbat yang digelar secara terbuka tersebut dihadiri oleh perwakilan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan, para pakar hisab dan rukyat, serta instansi terkait. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menurunkan tim pemantau hilal di sedikitnya 170 titik pengamatan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada Jumat sebelumnya, posisi hilal dinyatakan belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan. Dengan demikian, bulan Ramadan 1447 H disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga penetapan 1 Syawal jatuh pada hari berikutnya.

Perwakilan tim hisab dan rukyat menjelaskan bahwa secara astronomis, ketinggian hilal di sejumlah wilayah Indonesia masih berada di bawah batas minimum yang dipersyaratkan untuk dapat terlihat. Hal ini menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan sidang isbat.

“Setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyat dari berbagai daerah, disepakati bahwa hilal belum dapat teramati. Oleh karena itu, 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada 21 Maret 2026,” demikian disampaikan dalam hasil sidang.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia diimbau untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan hingga 30 hari dan menyambut Hari Raya Idul Fitri secara serentak pada tanggal yang telah ditentukan.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan persatuan dalam menyikapi perbedaan yang mungkin muncul, serta menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Utoyo

No More Posts Available.

No more pages to load.