BAZNAS Kota Cirebon Dorong Balai Ternak Rizal Al Fatih sebagai Program Unggulan

oleh -9 Dilihat

CIREBON Djalapaksinews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat pada tahun 2026. Salah satu program unggulan yang diprioritaskan adalah pengembangan balai ternak yang dikelola oleh Rizal Al Fatih, Jum’at (17/4/2026)

Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.PdI, menyampaikan bahwa program balai ternak dinilai memiliki dampak nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi mustahik.

“Program balai ternak ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi merupakan upaya berkelanjutan untuk menciptakan kemandirian ekonomi umat. Kami melihat potensi besar dari pengelolaan yang dilakukan oleh Rizal Al Fatih,” ujarnya.

Menurutnya, sektor peternakan memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena kebutuhan pasar yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan konsumsi harian maupun momentum keagamaan seperti qurban dan aqiqah.

Program BAZNAS Kota Cirebon ini menjadikan balai ternak sebagai program unggulan tahun 2026 patut diapresiasi, namun sekaligus perlu dikawal secara serius agar tidak berhenti sebagai program seremonial semata.

Selama ini, banyak program pemberdayaan yang digagas dengan konsep besar, tetapi minim pengawasan dan pendampingan berkelanjutan. Akibatnya, program yang seharusnya menjadi solusi jangka panjang justru stagnan atau bahkan gagal berkembang.

Balai ternak yang dikelola secara profesional seperti yang dilakukan Rizal Al Fatih dapat menjadi model percontohan. Namun, kunci keberhasilannya terletak pada konsistensi pembinaan, transparansi pengelolaan, serta keberanian melakukan evaluasi secara terbuka.

BAZNAS tidak hanya menyalurkan dana zakat, tetapi juga memastikan bahwa setiap program benar-benar berdampak dan mampu mengangkat derajat ekonomi mustahik menjadi muzakki di masa depan.

Jika dikelola dengan serius dan berkelanjutan, program balai ternak ini berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru berbasis umat di Kota Cirebon. Sebaliknya, tanpa pengawasan ketat, program ini berisiko menjadi proyek jangka pendek yang kehilangan arah.

Harapannya semoga Tahun 2026 BAZNAS Kota Cirebon mampu membuktikan bahwa zakat tidak hanya habis dibagi, tetapi bisa tumbuh, berkembang, dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Utoyo

No More Posts Available.

No more pages to load.