Peran Ormas Didorong Jadi Garda Terdepan Cegah Radikalisme di Banjar

oleh -98 Dilihat

BANJAR – //DJALAPAKSINEWS// – Peran organisasi kemasyarakatan (ormas) kembali ditegaskan sebagai elemen penting dalam menjaga persatuan sekaligus mencegah berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat. Hal ini mengemuka dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang digelar di Aula Presisi, Polres Banjar, Jumat (24/04/2026).

Selain menghadirkan jajaran Binmas Polda Jabar dan Kesbangpol Provinsi sebagai narasumber, kegiatan ini juga diisi oleh perwakilan dari Polres Banjar, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Banjar serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting dalam memperkuat langkah pencegahan radikalisme secara komprehensif.

Dalam sambutan Direktur Binmas Polda Jabar yang diwakili Kasubdit Bintibsos AKBP Sumi M, S.H., ditegaskan bahwa peran ormas tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran yang sangat vital sebagai mitra Polri dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Ormas harus menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan radikalisme saat ini semakin kompleks, dengan pola penyebaran yang kian beragam, termasuk melalui ruang digital. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih adaptif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan berbasis edukasi dan penguatan nilai kebangsaan.

“Melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan kultural, ormas dapat menjadi filter awal dalam menangkal pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, H. Khoirul Naim, S.K.M., M.Epid, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah melalui deteksi dini.

“Radikalisme bukan hanya ancaman keamanan, tetapi juga ancaman terhadap persatuan sosial. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk ormas, dalam membangun sistem kewaspadaan dini di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dari perwakilan ormas, Asep Hermawan (Pehul) selaku Dankoti Pemuda Pancasila turut menyampaikan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan radikalisme.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kami siap bersinergi dengan aparat dan pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa. Ormas harus hadir sebagai pelindung nilai-nilai kebangsaan dan tidak memberi ruang bagi paham yang memecah belah,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang berasal dari berbagai elemen ormas juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga toleransi, memperkuat nilai kebhinekaan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing.

Pembinaan ini sekaligus menjadi momentum mempererat komunikasi antara aparat dan masyarakat. Dengan sinergi yang terbangun, diharapkan ormas mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kota Banjar dan sekitarnya.//Jhn//

No More Posts Available.

No more pages to load.