Strategi Komprehensif PT. Pelindo Perkuat Tranparansi ESG

oleh -44 Dilihat

Surabaya-//DJALAPAKSINEWS// — (09/05/2026), Sebagai strategi komprehensif PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan, berbagai program kerja perusahaan dilaksanakan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola, transparansi, serta pengelolaan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan yang dilakukan secara bertahap dan konsisten.

Pada akhirnya, seluruh program kerja beserta strategi pelaksanaan sekaligus pencapaiannya dilaporkan kepada Pemegang Saham dalam Laporan Keberlanjutan.

Dalam rangka membekali tim Manajemen, TPS melaksanakan pelatihan penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report). Pelatihan yang dilaksanakan pada Senin (4/5) di Pelindo Place, Surabaya, diikuti oleh 26 pekerja TPS dari berbagai unit kerja.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam proses bisnis, pengambilan keputusan, serta pelaporan kinerja perusahaan dilakukan dan disusun secara komprehensif, transparan dan akuntabel.

Sebagai operator terminal petikemas, TPS secara berkelanjutan mengimplementasikan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) melalui berbagai program. Pada aspek lingkungan, TPS rutin melestarikan ekosistem pesisir dengan melestarikan hutan mangrove di area kerja TPS seluas 22,7 hektare, pembibitan 10.000 bibit mangrove yang telah siap panen setiap 4 sampai dengan 6 bulan.

Kegiatan ini, selain memberikan manfaat tersedianya carbon sink di TPS, juga terbukti mampu melestarikan biota di area hutan mangrove di TPS. Selaras dengan pelestarian mangrove, TPS juga melakukan pengurangan emisi melalui program elektrifikasi alat bongkar muat utama, yaitu Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG).

Elektrifikasi seluruh unit CC di TPS telah selesai pada tahun 2016 sedangkan elektrifikasi seluruh unit RTG telah selesai pada bulan April 2026. Program-program lainnya termasuk juga pemanfaatan listrik tenaga surya untuk penerangan di area kantor, penghijauan di seluruh area terminal TPS hingga pengelolaan limbah.

Seluruh inisiatif keberlanjutan tersebut kemudian dicatat dengan menerapkan ilmu akuntansi sehingga dapat diketahui manfaat pelaksanaannya.

Pada akhirnya, seluruh program kerja dan inisiatif tersebut dirangkum dan dilaporkan dalam Laporan Keberlanjutan yang menjadi elemen penting sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab korporasi sekaligus sarana komunikasi, baik kepada Pemegang Saham maupun kepada para Pemangku Kepentingan.

Senior Manager Keuangan dan Manajemen Risiko TPS, Jeanny Harjono, menyampaikan bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui program operasional, tetapi juga melalui transparansi dan tata kelola yang baik.

“Laporan Keberlanjutan memiliki peran strategis untuk mendokumentasikan dan mengomunikasikan pelaksanaan program-program berkelanjutan TPS sebagai bentuk akuntabilitas perusahaan kepada regulator, pemegang saham, mitra usaha, pelanggan dan masyarakat,” jelas Jeanny.

Seiring dengan hal tersebut, TPS juga terus mendorong digitalisasi layanan guna meningkatkan kualitas layanan dan keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi digital telah diimplementasikan, antara lain Web Access & Clique 247, CDR (Container Damage Report) Online, Automatic Damage Detection System (ADDS), serta layanan terbaru Vessel Report.

Digitalisasi ini mendukung prinsip Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan kepada Pengguna Jasa.

Di bidang operasional dan pendukung logistik, TPS menyediakan layanan bernilai tambah seperti Behandle Management, Layanan Fumigasi, Layanan Pemeriksaan Kulit Garaman, serta Layanan Pemeriksaan Petikemas melalui Container Scanner, yang seluruhnya mendukung kelancaran arus barang, kepatuhan regulasi, serta keamanan dan keselamatan operasional pelabuhan.

Pelatihan Penyusunan Sustainability Report ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap Global Reporting Initiative (GRI) Standards Update 2021, termasuk Universal Standards, penentuan topik material berbasis dampak, serta pengungkapan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial yang terintegrasi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Melalui penguatan kapabilitas internal, pengelolaan data keberlanjutan yang terstruktur, serta pelaporan yang transparan, TPS memantapkan langkahnya dalam mengimplementasikan keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi bisnis, sejalan dengan transformasi Pelindo dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Group sebagai pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan operator terminal berkelas dunia. //Aryo/Jw//

No More Posts Available.

No more pages to load.