Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Masa Khidmat 2026–2031 Dan Peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 Tingkat Kabupaten Kuningan

oleh -38 Dilihat

Kuningan Djalapaksinews — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Kuningan Masa Khidmat 2026–2031 dan Peringatan Harlah Muslimat NU ke-80 Tingkat Kabupaten Kuningan yang digelar di GOR Ewangga Kuningan, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.700 peserta tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kesempatan itu Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, M.Pd, unsur Forkopimda, anggota DPR RI dan DPRD, jajaran Syuriah dan Tanfidziyah NU, Ketua Dewan Pertimbangan PC Muslimat NU Kab. Kuningan   Hj. Ela Helayati, S.Sos , organisasi perempuan, kepala perangkat daerah, serta ribuan kader Muslimat NU dari seluruh Kabupaten Kuningan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat. Adapun Dra. Hj. Juju Juariyah, M.Pd resmi dilantik sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan Masa Khidmat 2026–2031.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi atas kiprah panjang Muslimat NU yang dinilai telah menjadi organisasi perempuan yang konsisten menjaga nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebangsaan.
“Muslimat NU bukan sekadar organisasi perempuan biasa, tetapi telah menjadi madrasah kehidupan yang melahirkan keteladanan, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, serta menjadi benteng moral di tengah derasnya tantangan zaman dan arus informasi digital,” ujar Bupati Dian.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik semata, tetapi juga oleh kekuatan keluarga dan kualitas moral masyarakat yang lahir dari peran perempuan-perempuan tangguh.
“Perempuan yang kuat imannya, luas ilmunya, lembut hatinya, dan besar pengabdiannya akan melahirkan keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kokoh itulah lahir daerah dan bangsa yang maju,” katanya.

Bupati Dian juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus bersinergi dengan Muslimat NU dalam berbagai program pembangunan masyarakat, mulai dari penguatan pendidikan keluarga, penanganan stunting, pemberdayaan perempuan, hingga menjaga kerukunan umat dan ketahanan sosial masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah semata. Dibutuhkan kekuatan sosial, spiritual, dan moral. Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan mandiri,” ungkapnya.

Pada momentum Harlah Muslimat NU ke-80 tersebut, Bupati Dian juga mengajak seluruh kader Muslimat NU untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan merawat tradisi luhur bangsa di tengah tantangan era digital.
“Tradisi bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi panduan untuk masa kini dan masa depan. Ketika hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah bertebaran, kita harus kembali pada nilai-nilai tradisi dan kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kuningan Dra. Hj. Juju Juariyah, M.Pd menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian dan memperkuat peran Muslimat NU sebagai organisasi yang hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami siap melanjutkan perjuangan dan pengabdian para pendahulu serta terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.

Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat Dr. Hj. Ela M. Giri Komala, M.Pd dalam arahannya juga menegaskan bahwa Muslimat NU harus terus menjadi organisasi yang bermanfaat bagi umat serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai ke-NU-an.

Acara berlangsung meriah dengan penampilan hadroh, pemotongan tumpeng sebagai bentuk tasyakur binni’mah Harlah Muslimat NU ke-80, serta doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Muslimat NU di Kabupaten Kuningan.

Utoyo

No More Posts Available.

No more pages to load.