Direktur CBA Desak Evaluasi Komisaris Independen PT Pelni, Fungsi Pengawasan Tak Optimal

oleh -12 Dilihat

Jakarta-//DJALAPAKSINEWS// – (25/05/2026), Center for Budget Analysis (CBA) meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), menyusul penilaian bahwa fungsi pengawasan di perusahaan pelat merah tersebut belum berjalan optimal. Sorotan itu diarahkan kepada Komisaris Independen Sosialisman Hidayat Hasibuan.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi, menilai keberadaan komisaris independen seharusnya mampu memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menjalankan fungsi kontrol secara efektif. Namun menurutnya, peran tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengawasan di tubuh perusahaan pelayaran nasional tersebut.

“CBA berpandangan bahwa posisi komisaris independen tidak hanya bersifat simbolis, tetapi memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan sistem pengawasan perusahaan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” ujar Uchok.

Uchok menegaskan, apabila fungsi pengawasan tidak dijalankan dengan maksimal, maka evaluasi hingga pergantian pejabat dinilai menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan. Menurutnya, jabatan strategis di lingkungan BUMN harus ditempati figur yang memiliki profesionalisme tinggi serta mampu menjaga integritas perusahaan.

CBA juga mengingatkan agar posisi komisaris tidak digunakan untuk kepentingan di luar tugas utama pengawasan. Sebab, PT Pelni merupakan salah satu BUMN strategis yang memiliki peran besar dalam mendukung konektivitas antardaerah, terutama wilayah kepulauan di Indonesia. Gangguan terhadap tata kelola perusahaan dinilai dapat berdampak pada tingkat kepercayaan publik.

Atas dasar itu, CBA mendorong Kementerian BUMN melakukan peninjauan terhadap kinerja jajaran pengawas perusahaan, termasuk mengevaluasi efektivitas peran komisaris independen apabila dinilai tidak memenuhi standar kinerja dan pengawasan yang diharapkan.

Sementara itu, saat awak media mengkonfirmasi persoalan tersebut kepada Komisaris Independen PT Pelni Lisman Hasibuan, yang bersangkutan enggan berkomentar dan tidak merespon pesan elektronik, seperti yang dilansir nusantarapos.//Hendro H/Jw//

No More Posts Available.

No more pages to load.