Beredar Kabar Miring, ini Kata Wakil Bupati Indramayu

oleh -168 Dilihat

INDRAMAYU Djalapaksinews, 7 Juni 2026 — Jagat media sosial dan ruang publik di Kabupaten Indramayu mendadak dihebohkan oleh beredarnya kabar miring yang menyebutkan Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati). Namun, kabar burung tersebut dipastikan sebagai informasi palsu alias hoaks demi menjatuhkan reputasi sang pejabat publik.

Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media di kediamannya, H. Syaefudin menanggapi rumor tersebut dengan sangat tenang namun tegas. Tanpa retorika panjang lebar, ia memberikan pernyataan singkat, padat, dan menampar keras pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Itu adalah berita Hoaks!” ujar H. Syaefudin dengan nada mantap.

Lebih lanjut, pria yang dikenal dekat dengan masyarakat Indramayu ini menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada proses hukum apa pun yang melibatkan dirinya sebagaimana yang diembuskan oleh rumor liar tersebut. Ia memastikan tidak ada komunikasi formal maupun informal dari Aparat Penegak Hukum (APH) terkait status hukumnya.

“Tidak pernah ada telepon atau surat dari APH atas status tersangka dirinya, dan saya merasa dirugikan atas pencemaran nama baik ini,” tegas H. Syaefudin secara langsung kepada wartawan.

Penyebaran informasi tanpa fakta yang jelas ini dinilai bukan sekadar rumor biasa, melainkan sudah mengarah pada tindakan pembunuhan karakter (character assassination) dan fitnah yang terstruktur. H. Syaefudin menyayangkan adanya oknum yang sengaja memproduksi dan menyebarkan berita bohong tersebut demi menggiring opini negatif di tengah masyarakat.

Selain merugikan nama baik pribadi dan keluarganya, isu hoaks ini juga berpotensi mengganggu kondusivitas serta stabilitas iklim politik dan pemerintahan di Kabupaten Indramayu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait tengah mengkaji langkah hukum yang diperlukan untuk menyikapi penyebaran berita bohong ini, mengingat dampak buruk yang ditimbulkan oleh siber-kriminal dan produsen hoaks tersebut. Masyarakat pun diimbau untuk lebih cerdas, selektif, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumber dan keabsahannya.

Utoyo

No More Posts Available.

No more pages to load.