Dorong Transformasi Digital Ketenagakerjaan, Wali Kota Resmikan Job Fair Online dan Pelatihan Vokasi

oleh -39 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menghadiri kegiatan Launching Job Fair Online melalui Cherbon Menggawe sekaligus Pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Cirebon, Senin (22/6/2026). Agenda ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam penguatan kebijakan ketenagakerjaan daerah yang terus didorong agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Kegiatan ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599. Momentum tersebut dimaknai sebagai ruang refleksi sekaligus langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi atas persoalan ketenagakerjaan yang semakin kompleks di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menegaskan bahwa peluncuran program ini merupakan bentuk intervensi kebijakan sektoral Pemerintah Kota Cirebon dalam merespons dinamika dunia kerja. Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga bagaimana memastikan informasi dan aksesnya dapat dijangkau secara merata oleh masyarakat.

“Peluncuran Cherbon Menggawe ini kami desain sebagai infrastruktur digital ketenagakerjaan yang terintegrasi. Tujuannya adalah mendemokratisasi akses informasi lowongan kerja agar lebih transparan, cepat, dan dapat diakses secara real-time oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan utama yang sering muncul dalam dunia kerja adalah adanya asimetri informasi antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Kondisi ini membuat banyak pencari kerja tidak mendapatkan informasi yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pasar.

Sebagai jawaban atas kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cirebon meluncurkan platform Cherbon Menggawe sebagai job fair online yang menjadi gerbang layanan ketenagakerjaan berbasis digital. Sistem ini juga terhubung dengan berbagai layanan lain yang mendukung proses rekrutmen secara lebih efektif dan efisien.

Wali Kota menegaskan harapannya agar seluruh program yang diluncurkan dapat memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka pengangguran dan peningkatan kualitas tenaga kerja di Kota Cirebon.

“Tapi yang paling penting adalah kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem kerja yang inklusif dan berdaya saing,” tuturnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, mengatakan bahwa perkembangan dunia kerja saat ini menuntut layanan ketenagakerjaan yang lebih cepat, mudah diakses, dan selaras dengan teknologi informasi. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem yang mampu mempertemukan pencari kerja dan dunia industri secara lebih tepat sasaran.

“Cherbon Menggawe kami hadirkan sebagai gerbang layanan ketenagakerjaan Kota Cirebon yang menghubungkan pencari kerja, perusahaan, dan lembaga pelatihan dalam satu platform digital,” ujar Ma’ruf.

Selain peluncuran job fair online, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja. Pelatihan ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat daya saing angkatan kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.

Pada batch kali ini, pelatihan diikuti 32 peserta yang terbagi dalam dua kelas, yakni digital marketing dan teknisi ponsel. Program ini dirancang agar peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

Untuk pelaksanaan job fair online, tercatat 14 perusahaan berpartisipasi dengan 24 jabatan yang membuka total 858 lowongan pekerjaan. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 Juni hingga 22 Juli 2026 melalui platform Cherbon Menggawe.

Sementara itu, pelatihan vokasi akan berlangsung selama 26 hari kerja hingga 27 Juli 2026 dengan lokasi pelatihan tersebar di Balai Kota Cirebon dan Taman Belajar Cikalong. Seluruh peserta nantinya juga akan mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari proses akhir pelatihan.

Pemerintah Kota Cirebon juga menggandeng berbagai pihak seperti APINDO, KADIN, Forum HRD, hingga lembaga pelatihan kerja untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem ketenagakerjaan.

“Sinergi ini diharapkan mampu memperluas peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di daerah,” harapnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.