Gelar Karya Vokasi SLBN Budi Utama Tampilkan Potensi dan Kemandirian Anak Istimewa

oleh -26 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews — Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati menghadiri kegiatan Gelar Karya Vokasi dan Seni Anak Istimewa SLBN Budi Utama Tahun 2026, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi peserta didik untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, sekaligus hasil pembelajaran vokasi yang selama ini mereka jalani di lingkungan sekolah.

Sejak awal acara dimulai, suasana hangat terasa ketika berbagai karya dan penampilan seni ditampilkan oleh para siswa. Tidak hanya sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang tepat dan pendampingan yang konsisten mampu membuka ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensinya masing-masing.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa apa yang ditampilkan para siswa hari ini merupakan pesan penting bagi semua pihak. Menurutnya, karya dan pentas seni tersebut adalah bukti nyata bahwa ketika anak-anak diberi ruang belajar dan pelatihan yang sesuai, mereka mampu menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

“Acara Gelar Karya Vokasi dan Seni hari ini memberi kita satu pesan yang sangat jelas. Karya-karya dan pentas seni yang ditampilkan oleh anak-anak kita bukanlah sekadar pertunjukan, tetapi bukti nyata bahwa jika diberi ruang belajar dan pelatihan yang tepat, anak-anak dengan keistimewaannya masing-masing memiliki kemampuan yang luar biasa untuk mandiri dan berkarya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan vokasi di SLBN Budi Utama merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan kemandirian anak-anak di masa depan. Keterampilan yang diajarkan bukan hanya bekal akademik, tetapi juga modal penting untuk hidup mandiri secara ekonomi.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam membuka akses kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, kemandirian tidak akan tercapai jika hanya dibebankan kepada sekolah semata tanpa dukungan lingkungan dan masyarakat.

“Tugas pemerintah dan tugas kita bersama bukan hanya memastikan anak-anak ini belajar dengan tenang hingga lulus, tetapi juga memastikan setelah mereka lulus, mereka memiliki tempat di tengah masyarakat dan kesempatan yang setara di dunia kerja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Budi Utama Kota Cirebon, Lela Lafifah menyampaikan bahwa gelar karya ini menjadi wadah bagi anak-anak istimewa untuk mengekspresikan kemampuan mereka, baik di bidang seni maupun keterampilan vokasi.

Ia menjelaskan bahwa berbagai karya siswa ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari hasil lukisan hingga produk keterampilan tata boga yang menjadi bagian dari pembelajaran vokasi di sekolah.

“SLB Negeri Budi Utama Kota Cirebon dapat menyelenggarakan gelar karya vokasi dan seni anak-anak kami yang sangat luar biasa. Mereka dapat mengekspresikan seluruh kemampuannya melalui kegiatan seni dan bazar vokasi. Beberapa karya seperti lukisan dan keterampilan tata boga juga kami pajang dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Lela juga menuturkan bahwa kegiatan ini mengusung tema yang sarat makna, yakni “Merenda Sejarah Budaya Tatar Sunda Kacirebonan, Menjalin Kemandirian Beretika Pancawaluya yang Mendukung Terciptanya Wiji Sajati Terah Ing Bimasakti”, yang mencerminkan nilai budaya sekaligus semangat kemandirian peserta didik.

Ia menambahkan bahwa motto sekolah “Wiji Sejati Terah Ing Bimasakti” menjadi filosofi yang menggambarkan keyakinan bahwa anak-anak di SLB Budi Utama adalah bibit unggul yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Wakil Wali Kota, semua dinas yang ada di sini juga sudah hadir. Itu bukti Pemda Kota Cirebon mendukung layanan pendidikan bagi anak-anak istimewa di Kota Cirebon,” pungkasnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.