Tradisi Ngabumi Pulo Majeti, Merawat Harmoni Alam dan Budaya

oleh -24 Dilihat

Banjar-//DJALAPAKSINEWS// — Kegiatan adat dan budaya “Ngabumi Pulo Majeti” kembali digelar hari ini di Kampung Siluman Baru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.

Hajatan Ngabumi ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (22-23/6/2026) adalah merupakan agenda tahunan. Untuk tahun ini kegiatan mengarah kepada Niat masyarakat untuk “Merawat Harmoni Alam dan Budaya”

Suasana riuh penuh sukacita bersama seni dan budaya yang ada di masyarakat, menjadi saksi hidupnya kembali tradisi tahunan di Kawargian Pulo Majeti Lingkungan Siluman Baru.

Bagi warga setempat, bukan sekadar harmoni alam dan budaya, lebih dari itu ia adalah wujud syukur, penghormatan pada bumi, dan doa bersama agar hasil panen terus melimpah.

Acara ini tak hanya dihadiri warga lokal, tetapi juga menyedot perhatian para pecinta budaya dari berbagai daerah, salah satu diantaranya hadir Budayawan asal Papua, Muhamad Ali Fauzi yang kali ini datang untuk menyaksikan prosesi Ngabumi yang dinilainya kaya akan nilai budaya yang unik dan sangat mempesona.

Hadir pula dalam acara ini, Wakil Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar, Perwakilan Dandim Ciamis, Camat Purwaharja, Lurah Purwaharja beserta jajarannya, dan keluarga besar Forum Ngaji Budaya Kota Banjar, serta Para Budayawan Kota Banjar dan sekitarnya.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh juru kunci Abah Yoyo bersama ketua Kawargian Pulo Majeti Dudi Iskandar.

Ketua Kawargian Pulo Majeti, Dudi Iskandar, menegaskan bahwa Ngabumi yang sedang berlangsung saat ini bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga merupakan momentum spiritual dan sosial masyarakat. Ujarnya.

“Ngabumi adalah wujud rasa syukur masyarakat kami kepada Sang Pencipta, juga merupakan bentuk penghormatan kami kepada leluhur dan bumi yang telah memberikan arti kehidupan,” Tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Ngabumi tahun ini tidak lepas dari gotong royong seluruh warga dan dukungan pemerintah.

“Kami keluarga besar Kawargian Pulo Majeti menghaturkan rasa terima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemkot Banjar yang terus mendukung pelestarian budaya lokal yang kita cintai ini. Pungkasnya.

Pada prinsipnya hajatan Ngabumi di Pulo Majeti menjadi pengingat bahwa budaya bukan hanya warisan, tapi juga identitas dan jati diri bagi bangsa khususnya yang ada di Kota Banjar dan sekitarnya.//Ajang O//

No More Posts Available.

No more pages to load.