Apa Hubungan Nyeri Lokal dengan Organ Dalam?

oleh -5 Dilihat

Depok-//DJALAPAKSINEWS// — (23/06/2026), Pernahkah Anda merasakan nyeri di satu titik tertentu saat tangan atau kaki ditekan?

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya terasa seperti titik yang sensitif. Namun, dalam berbagai pendekatan terapi komplementer, termasuk Su Jok, titik yang terasa lebih nyeri dibanding area sekitarnya sering dijadikan petunjuk untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Tubuh manusia memiliki sistem komunikasi yang sangat kompleks. Saat terjadi gangguan fungsi pada suatu bagian tubuh, sistem saraf akan mengirimkan berbagai sinyal. Salah satu bentuk respons yang dapat muncul adalah meningkatnya sensitivitas pada area tertentu.

Dalam Su Jok, dikenal konsep sistem korespondensi, yaitu bahwa tangan dan kaki dipandang sebagai representasi (miniatur) tubuh. Karena itu, ketika suatu organ atau bagian tubuh mengalami gangguan, area korespondensinya terkadang menjadi lebih sensitif saat diperiksa.

Namun, penting dipahami bahwa:

✅ Nyeri pada titik korespondensi bukan berarti dapat langsung memastikan adanya penyakit pada organ tertentu.

✅ Titik nyeri merupakan petunjuk, bukan diagnosis.

✅ Penilaian tetap harus mempertimbangkan keluhan pasien, riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan, pemeriksaan medis lebih lanjut.

Inilah yang membedakan seorang terapis yang terlatih dengan orang yang hanya menghafal letak titik.

Seorang praktisi Su Jok tidak sekadar mencari titik yang “katanya benar”, tetapi melakukan pemeriksaan secara sistematis untuk menemukan titik yang paling responsif, kemudian memberikan stimulasi yang sesuai dan mengamati perubahan yang terjadi.

Semakin sering berlatih, semakin terasah pula kemampuan membaca respons tubuh secara objektif dan teliti.

Su Jok mengajarkan bahwa tubuh selalu memberikan sinyal. Tugas seorang terapis adalah belajar mengenali sinyal tersebut dengan ilmu, ketelitian, dan rasa tanggung jawab.

Karena terapi yang baik selalu dimulai dari pemahaman yang benar.//Dewi GMI//

Penulis: Pusat Pelatihan dan Pendidikan Kesehatan Green Medicine Institute (GMI) — Informasi lebih lanjut hubungi – Contact Person: ARIN — +62 812-8110-0065

No More Posts Available.

No more pages to load.