Kampus Berdampak Dimulai dari Dalam: Pengabdian Mahasiswa Bukan Sekadar KKN, tetapi Membangun Budaya Perubahan

oleh -5 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews, Jum’at (17/7/2026) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Relawan Pengabdian untuk Akselerasi Kampus Berdampak. Program ini menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah masyarakat, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan kampus dengan membangun budaya dokumentasi, publikasi, dan kolaborasi yang berdampak nyata.

Program yang diinisiasi LP2M tersebut dirancang sebagai bagian dari inovasi KKN Tematik. Mahasiswa menjalankan pengabdian selama 40 hari, mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2026, dengan target minimal 240 jam atau rata-rata enam jam aktivitas setiap hari. Selama masa pengabdian, mahasiswa memperoleh pengalaman profesional melalui pendampingan unit kerja di lingkungan kampus.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menilai program ini memiliki nilai strategis karena mampu mengangkat berbagai praktik baik yang selama ini belum terdokumentasikan secara optimal. Menurutnya, dokumentasi bukan sekadar arsip, melainkan sumber inspirasi, media pembelajaran, sekaligus bagian penting dari tata kelola perguruan tinggi yang modern, transparan, dan akuntabel.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan SDGs LP2M, Dr. Budi Manfaat, M.Si., menjelaskan bahwa Program Relawan Pengabdian merupakan pengembangan KKN Tematik yang bertujuan memperkuat budaya dokumentasi dan diseminasi berbagai inovasi yang lahir dari setiap unit kerja di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak mengambil alih pekerjaan unit kerja, melainkan hadir sebagai mitra perubahan. Mereka bertugas melakukan peliputan kegiatan, menyusun berita, mewawancarai narasumber, memproduksi foto dan video, membuat infografis, mengelola media sosial, hingga menghasilkan berbagai publikasi digital yang mendukung keterbukaan informasi publik dan memperkuat citra institusi.

Program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, bekerja dalam tim, serta menguasai teknologi digital yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan demikian, pengabdian tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dan kontribusi terukur bagi kampus.

Sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menempatkan transformasi digital sebagai bagian dari perubahan budaya kerja. Budaya mendokumentasikan praktik baik, berbagi pengetahuan, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kampus yang berdampak dan berdaya saing global.

Melalui Program Relawan Pengabdian, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap setiap karya, inovasi, dan praktik baik yang lahir di lingkungan kampus dapat terdokumentasikan, dipublikasikan, serta menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan tinggi. Program ini diharapkan menjadi budaya baru yang memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak perubahan dan pembangunan masyarakat.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.