187 Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Seleksi Mandiri PJJ UIN Siber Cirebon, Satu Peserta Berasal dari Jepang

oleh -16 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews, (20/7/2026) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai Cyber Islamic University (CIU) pertama di Indonesia melalui pelaksanaan Seleksi Mandiri Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Tahun Akademik 2026/2027. Seleksi dilaksanakan secara daring pada Senin–Selasa, 20–21 Juli 2026, di Gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Sebanyak 187 peserta mengikuti seleksi untuk memperebutkan kursi pada lima program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Sejarah Peradaban Islam (SPI). Peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan satu peserta mengikuti seleksi dari Jepang, yang menunjukkan semakin luasnya jangkauan layanan pendidikan UIN Siber Cirebon.

Kepala UPT Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Dr. Muslihuddin, M.Ag., mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap Program PJJ terus meningkat setiap tahun. Menurutnya, sebanyak 52 peserta berasal dari Kabupaten Banggai, Sulawesi, sementara peserta lainnya tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri.

“Hal ini menunjukkan bahwa Program Pendidikan Jarak Jauh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin dipercaya sebagai pilihan masyarakat yang membutuhkan pendidikan tinggi yang fleksibel, berkualitas, dan berbasis teknologi digital,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris UPT PJJ, Listiana Ikawati, M.Hum., menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan melalui dua tahapan, yakni Computer Based Test (CBT) dan wawancara secara daring. Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan seleksi, panitia menyiapkan 15 ruang Zoom, 15 pengawas, dan 15 dosen pewawancara yang bertugas menilai kompetensi, motivasi, serta kesiapan akademik calon mahasiswa.

Keberhasilan penyelenggaraan seleksi daring juga didukung oleh kesiapan infrastruktur digital yang disiapkan UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustikom). Dukungan tersebut memastikan seluruh rangkaian seleksi berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Melalui Program Pendidikan Jarak Jauh, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil maupun di luar negeri. Kehadiran peserta dari Jepang menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dikembangkan kampus mampu menjangkau masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.