Komitmen Desa Cibereum terhadap program KETAPANG Pembesaran Domba melalui Pembinaan Mitra Kerja “Bumdesa Rajawali Hiber”

oleh -25 Dilihat

Kota Banjar-DJALAPAKSINEWS – Pemerintah desa Cibereum, hari ini Kamis (06/08/2026) kembali menunjukkan komitmennya terhadap program ketahanan pangan (Ketapang) melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengadakan Pembinaan dan Pelatihan Budidaya Pembesaran Domba.  Kegiatan ini terselenggara melalui program BUMDES RAJAWALI HIBER khusus untuk program Pembesaran domba, yang berlangsung di Kantor Bumdes desa Cibereum kecamatan Banjar Kota Banjar Jawa Barat.

Kegiatan pembinaan dan pelatihan ini lebih difokuskan terhadap pola manajemen pemeliharaan domba dari hulu hilir sebagai bentuk usaha meningkatkan produktivitas domba yang dikelola oleh para peternak.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjar bapak Ir. Yoyon Cuhyon S.Pt., M.Si., Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tim Pendamping Desa, Kepala Desa Cibereum Yayan Sukirlan, Ketua BPD, Ketua Bumdesa Rajawali Hiber Rendi Nuriman beserta pengurusnya, Para peternak pengelola domba dan sebagian  warga desa Cibereum.

Ketua Bumdesa Rajawali Hiber Rendi Nuriman, dalam sambutannya mengatakan bahwa program budidaya Pembesaran domba ini harus kita dorong bersama-sama agar apa yang telah menjadi komitmen seluruh elemen masyarakat  desa Cibereum bersama-sama dengan Bumdesa dapat terwujud dengan baik dan sukses serta menghasilkan keuntungan yang optimal. Ujarnya.

Demikian juga yang disampaikan oleh Kepala Desa Cibereum Yayan Sukirlan, bahwa Tujuan utama dari kegiatan pembinaan ini adalah membekali masyarakat peternak domba dengan keterampilan  pengetahuan, sehingga diharapkan mereka mampu mengelola usaha peternakan domba secara profesional, efisien, dan berorientasi pada perekonomian yang keberlanjutan.

Selain peningkatan ekonomi, pembinaan dan pelatihan ini turut menekankan pentingnya aspek lingkungan. Limbah ternak, baik kotoran maupun urin, dapat diolah menjadi pupuk organik cair maupun kompos sehingga mendukung pertanian sekaligus menjaga kelestarian alam. Ungkapnya.

Dan juga karena hal ini dipandang sangat penting untuk menambah wawasan bagi para peternak domba, maka saya berupaya memohon kepada bapak kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan perikanan Kota Banjar untuk menjadi nara sumber utama, karena salah satu hal yang berurusan dengan per-domba-an (peternakan lainnya) beliaulah ahlinya. Tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Ir. Yoyon Cuhyon S.Pt., M.Si. dalam paparannya menyampaikan bahwa para peternak domba wajib mengetahui dan bisa memahami beberapa hal dari hulu hingga hilir yang berkenaan dengan program Pembesaran domba dengan target usaha. Target usaha peternakan penting untuk dimiliki oleh setiap peternak, karena dengan adanya target usaha, maka peternak dapat mengukur apakah usaha yang dijalankannya berjalan dan berkembang dengan baik atau perlu dilakukan perbaikan. Ungkapnya.

Peternak dapat merencanakan kapan waktu yang tepat untuk pembelian bakalan, pemberian pakan yang tepat, melakukan perawatan rutin, sampai waktu menjual dombanya agar dapat menghasilkan pendapatan yang optimal dan sesuai harapan.

Ketersediaan pakan hijauan merupakan hal yang penting untuk dijamin pemenuhannya, hal ini terkait dengan organ pencernaan domba yang memerlukan kandungan serat kasar dalam proses pencernaannya. Imbuhnya.

Secara umum warga masyarakat desa Cibereum berharap agar program peternakan domba yang merupakan salah satu program Bumdesa Rajawali Hiber, dapat terwujud dengan baik dan menghasilkan keuntungan, serta menjadi program yang berkelanjutan.//Redaksi//

No More Posts Available.

No more pages to load.