Dengarkan Pidato Presiden, Pemkot Cirebon Siap Tindaklanjuti Arah Kebijakan Nasional

oleh -102 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews — Pemerintah Kota Cirebon bersama DPRD Kota Cirebon mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disaksikan secara bersama dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Jumat (14/8/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman. Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum bagi pemerintah daerah untuk menyimak arah kebijakan nasional yang disampaikan Presiden.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah langkah dan hasil kerja pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan. Presiden menyebut sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan dalam 663 hari pemerintahan, dengan tujuan menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat dan negara.

Presiden juga menguraikan sejumlah capaian pemerintah, mulai dari peningkatan ketahanan pangan, kebijakan pupuk, kemandirian energi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, perbaikan sekolah, hingga perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis.

Pesan yang disampaikan Presiden, menurut Wali Kota Cirebon Effendi Edo, menjadi pengingat bahwa kebijakan pemerintah pusat perlu diterjemahkan hingga ke tingkat daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah, tadi kita bersama-sama mengikuti paripurna untuk mendengarkan pidato Presiden. Banyak hal yang disampaikan, termasuk program-program strategis pemerintah pusat. Semangatnya tentu harus kita bawa juga ke daerah. Kalau di pusat semangatnya luar biasa, kita di daerah juga harus lebih semangat lagi untuk menjalankan dan mengaplikasikan program-program Pak Presiden di tahun 2026,” ujarnya.

Wali Kota menilai sejumlah program strategis nasional memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat di daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Cirebon akan terus melihat ruang sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dengan program pembangunan daerah.

“Kita harus bisa melihat program mana yang bisa kita aplikasikan di Kota Cirebon. Intinya, apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah pusat harus kita dukung dan kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni. Menurutnya, 81 tahun Indonesia merdeka harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa tanggung jawab bersama dalam mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

Ia menambahkan, pembangunan bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik pemerintah, lembaga negara maupun masyarakat. Menurutnya, koordinasi dan sinergi menjadi bagian penting agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan secara baik dan memberikan manfaat yang nyata.

“81 tahun adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang terus bergerak dan menjaga harapan. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan dengan menjaga kedaulatan, memperkuat gotong royong, mewujudkan keadilan dan meningkatkan kemakmuran bersama,” lanjutnya.

Kepada masyarakat Kota Cirebon, Andrie mengajak agar semangat persatuan dan kebersamaan terus dipelihara. Perbedaan, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kota secara bersama-sama.

“Mari kita tingkatkan kebersamaan dan gotong royong, rekatkan kembali persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menjaga kedamaian, kerukunan dan persaudaraan. Hindari perselisihan, permusuhan dan segala bentuk perpecahan di antara kita,” tuturnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.