Pemkab Cirebon Dukung SMPN 2 Palimanan Raih Juara SSK Nasional

oleh -444 Dilihat

CIREBON DjalapaksiNews, (20/8/2026) — Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan dukungan penuh kepada SMP Negeri 2 Palimanan untuk meraih predikat terbaik dalam Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Klasifikasi Paripurna tingkat nasional.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendorong penguatan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di daerah.

Komitmen itu semakin diperkuat dengan keberhasilan SMPN 2 Palimanan meraih Juara 1 Kategori SSK Paripurna Jenjang SMP/Sederajat Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan BKKBN Provinsi Jawa Barat pada 10 Agustus 2026.

Prestasi tersebut mengantarkan SMPN 2 Palimanan menjadi wakil Kabupaten Cirebon dan Provinsi Jawa Barat dalam Apresiasi SSK Klasifikasi Paripurna tingkat nasional.

Capaian ini sekaligus menunjukkan keberhasilan satuan pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam lingkungan sekolah.

Bupati Cirebon Imron mengapresiasi prestasi yang diraih SMPN 2 Palimanan. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah di Kabupaten Cirebon mampu bersaing di tingkat Jawa Barat.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi menjadi bukti bahwa sekolah di Kabupaten Cirebon mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” ujar Imron.

Ia menambahkan, prestasi tersebut juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui kebijakan penyelenggaraan Sekolah Siaga Kependudukan.

“Prestasi ini juga menggambarkan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui Peraturan Bupati Cirebon Nomor 46 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Siaga Kependudukan, mendapatkan hasil yang nyata,” tegasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengatakan pembangunan kependudukan berkualitas perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan dan literasi di lingkungan sekolah.

“Pembangunan kependudukan yang berkualitas berawal dari kesadaran dan literasi yang dibangun sejak dini di lingkungan sekolah. Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah garda terdepan dalam membentuk remaja yang berkarakter, peduli isu kependudukan, serta siap menyongsong Indonesia Emas,” ujar Kepala Dinas yang akrab disapa Fitri ini.

Menurutnya, SMPN 2 Palimanan menunjukkan komitmen dan inovasi dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan melalui kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler PIK-R, serta pembiasaan budaya sekolah yang ramah anak dan berwawasan lingkungan.

“Kami melihat komitmen nyata, dedikasi, serta inovasi berkelanjutan yang telah ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Palimanan dalam mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler PIK-R, hingga pembiasaan budaya sekolah yang ramah anak dan berwawasan lingkungan,” tambahnya.

Atas capaian tersebut, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menyatakan dukungan penuh kepada SMPN 2 Palimanan untuk melanjutkan perjuangan di tingkat nasional.

“Oleh karena itu, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menyatakan dukungan penuh kepada SMP Negeri 2 Palimanan untuk melangkah dan meraih predikat terbaik dalam Apresiasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Klasifikasi Paripurna di Tingkat Nasional,” tegasnya.

Fitri berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Cirebon. Ia menilai kolaborasi antara kepala sekolah, guru, komite, dan siswa menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik di tingkat nasional.

“Kami percaya, ikhtiar dan kolaborasi yang telah dibangun oleh Kepala Sekolah, dewan guru, komite, dan seluruh siswa SMPN 2 Palimanan akan membuahkan hasil terbaik serta menjadi teladan dan inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Cirebon maupun di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Palimanan, Abdul Ajid Aripin menegaskan, pendidikan kependudukan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi menghadapi tantangan masa depan.

“Pendidikan bukan hanya tentang mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan kependudukan di masa depan,” ujar Ajid.

Ia mengatakan, melalui program SSK, sekolah terus membangun kesadaran peserta didik mengenai isu kependudukan dan kesehatan reproduksi.

“Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kami berkomitmen membentuk peserta didik yang memahami isu kependudukan, memiliki kesadaran akan kesehatan reproduksi, serta tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, bertanggung jawab, dan siap menyongsong masa depan bangsa,” pungkasnya.

Keberhasilan SMPN 2 Palimanan meraih Juara 1 SSK tingkat Jawa Barat menjadi modal penting untuk menghadapi penilaian tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap prestasi tersebut dapat berlanjut sekaligus memperkuat implementasi pendidikan kependudukan di sekolah-sekolah lainnya.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.