PBAK Fakultas Syariah UIN Siber Cirebon: Cetak Mahasiswa Melek Hukum, Berpikir Syariah, dan Berani Menegakkan Keadilan

oleh -5 Dilihat

CIREBON DjalapaksiNews – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 Fakultas Syariah (Fasya) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi lebih dari sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan yang digelar di Gedung ICC, Kamis (27/8/2026), itu menjadi ruang awal untuk menanamkan karakter akademik, pemikiran syariah, serta keberanian memperjuangkan nilai-nilai keadilan.

Mengusung tema “Cultivating Shariah Minds, Upholding Justice”, PBAK Fasya 2026 diikuti sebanyak 396 mahasiswa baru dari berbagai program studi. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran dekanat, 126 pengurus HMJ dan HIMA, 41 anggota DEMA dan SEMA, serta tujuh volunteer.

Tema tersebut merefleksikan visi Fakultas Syariah dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya menguasai ilmu hukum dan syariah, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dengan menjunjung tinggi keadilan.

Mahasiswa Bukan Sekadar Penyandang Gelar

Ketua Pelaksana PBAK Fakultas Syariah 2026, Afif Faqih Arifin, menegaskan bahwa PBAK menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus kehidupan kemahasiswaan di Fakultas Syariah.

Menurutnya, mahasiswa Syariah dituntut untuk membangun kemampuan intelektual sekaligus memiliki keberanian menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan nyata.

Sementara itu, Ketua Umum DEMA Fakultas Syariah, Arif Solehudin, mengingatkan mahasiswa baru agar mempersiapkan diri menghadapi dinamika kehidupan kampus dengan mengembangkan kemampuan akademik dan soft skill.

Kemampuan tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu berkomunikasi, berorganisasi, bekerja sama, serta beradaptasi dengan berbagai perubahan.

Dorong Mahasiswa Melek Hukum

Pesan yang tidak kalah kuat disampaikan Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syariah, Ahmad Zaini Dahlan. Ia mendorong mahasiswa baru untuk menjadi generasi yang memahami hukum secara kritis dan memiliki keberanian mengembalikan hukum kepada fungsi utamanya sebagai instrumen keadilan.

«“Hukum harus kembali pada relnya. Fungsi hukum harus tajam kepada siapa pun dan jangan sampai tumpul.”»

Pesan tersebut menegaskan bahwa mahasiswa Syariah memiliki tanggung jawab intelektual sekaligus moral. Pengetahuan hukum tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus mampu melahirkan sikap kritis, objektif, dan berpihak pada keadilan.

Dekan Fasya: Ilmu Harus Berjalan Bersama Adab

Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., menyambut mahasiswa baru sekaligus memberikan pesan penting tentang fondasi pendidikan.

Menurutnya, tema “Cultivating Shariah Minds, Upholding Justice” memiliki makna mendalam karena mengajak mahasiswa membangun pola pikir berlandaskan syariah sekaligus menegakkan keadilan.

Namun, penguasaan ilmu, menurutnya, tidak boleh berjalan tanpa adab dan akhlak. Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak terjebak pada sikap merasa paling tahu hanya karena telah menyandang status sebagai mahasiswa.

«“Adab dan akhlak lebih utama dan lebih tinggi dari ilmu. Jangan pernah terjebak dengan pikiran bahwa kita maha dalam segalanya,” pesannya.»

Dr. Edy juga mengajak mahasiswa baru untuk tidak sekadar mengikuti arus lingkungan. Sebaliknya, mahasiswa harus mampu memberikan warna positif melalui praktik-praktik baik.

«“Kita jangan terwarnai, tetapi mewarnai dengan semua praktik baik.”»

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah diharapkan tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan pengaruh positif di tengah kampus dan masyarakat.

Melahirkan Generasi Syariah yang Berkeadilan

PBAK Fakultas Syariah 2026 akhirnya menempatkan mahasiswa baru pada sebuah perjalanan yang lebih besar dari sekadar memasuki dunia perkuliahan.

Sebanyak 396 mahasiswa baru memulai langkah akademiknya dengan membawa misi untuk memahami hukum, membangun pola pikir syariah, menjaga adab dan akhlak, sekaligus memiliki keberanian untuk berdiri di sisi keadilan.

Dari Gedung ICC UIN Siber Cirebon, semangat itu dirumuskan dalam satu pesan sederhana namun kuat: berpikir dengan syariah, berkarakter dengan akhlak, dan bergerak untuk keadilan.

Dengan fondasi tersebut, PBAK Fasya 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi mahasiswa Syariah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

(Utoyo)

Sumber : Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

No More Posts Available.

No more pages to load.