Wali Kota Ajak Masyarakat Kenali Pelayanan Publik Lewat Kreativitas Digital

oleh -24 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews — Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya mendekatkan informasi pelayanan publik kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Salah satunya dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon melalui lomba video Reels Instagram yang mengajak masyarakat ikut mengenalkan pelayanan publik dan potensi daerah melalui media sosial.

Apresiasi kepada para pemenang lomba tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Kamis (27/8/2026). Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut menyampaikan informasi mengenai pelayanan publik dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan keberadaan media sosial dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat secara lebih luas. Namun, menurutnya, penyampaian informasi melalui media sosial harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan yang diberikan secara langsung.

“Yang paling penting, pelayanan yang kita tampilkan harus sesuai dengan apa yang masyarakat rasakan. Jangan sampai videonya sudah bagus, tetapi ketika masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan, kenyataannya berbeda. Itu yang harus kita perhatikan,” ujarnya.

Ia meminta jajaran DPMPTSP maupun perangkat daerah lainnya untuk terus memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan prima kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cirebon harus semakin dikenal sehingga masyarakat mengetahui berbagai layanan yang dapat diperoleh dalam satu tempat.

“Teman-teman yang bekerja di sini saya harapkan terus memberikan pelayanan yang prima dan mempermudah masyarakat. Prestasi dan kegiatan seperti ini juga harus menjadi pemacu semangat untuk membantu mengenalkan pelayanan satu atap ini. Masyarakat harus tahu bahwa ada Mal Pelayanan Publik yang memberikan pelayanan dengan cepat dan mudah,” katanya.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba yang telah ikut menghasilkan karya kreatif. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.

Plt. Kepala DPMPTSP Kota Cirebon, Icip Suryadi, mengatakan perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah cara masyarakat memperoleh maupun menyampaikan informasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menyesuaikan pola komunikasi pelayanan publik dengan kebiasaan masyarakat saat ini.

“Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dan dinamika media sosial telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara fundamental. Karena itu, Pemerintah Kota Cirebon melalui DPMPTSP menyadari pentingnya beradaptasi dengan perkembangan era digital,” kata Icip.

Ia menjelaskan, lomba video Reels tersebut mengangkat sejumlah tema yang berkaitan langsung dengan pelayanan dan pembangunan daerah. Di antaranya Pelayanan Prima DPMPTSP Kota Cirebon, Potensi Investasi Kota Cirebon, serta visi dan misi SETARA yang menjadi arah pembangunan Pemerintah Kota Cirebon.

Menurut Icip, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat umum, tetapi juga pelajar, mahasiswa, pelaku usaha hingga kreator konten.

“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitasnya dalam videografi dan komunikasi visual. Kami melihat banyak peserta, terutama adik-adik pelajar, yang menghasilkan karya-karya kreatif,” tuturnya.

Selain menjadi ruang kreativitas, lomba tersebut juga dimanfaatkan sebagai media untuk memperkenalkan layanan DPMPTSP kepada masyarakat. Icip menyebut masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui secara menyeluruh layanan yang tersedia, termasuk layanan perizinan melalui Online Single Submission (OSS).

“Barangkali masih ada masyarakat yang belum mengetahui OSS, keberadaan DPMPTSP, maupun jenis pelayanan yang tersedia. Karena itu, informasi seperti ini perlu disampaikan dengan bahasa dan media yang mudah diterima masyarakat, sehingga informasi pelayanan bisa menjangkau lebih banyak kalangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, media sosial juga dapat digunakan untuk menyebarkan informasi positif mengenai pembangunan Kota Cirebon. Dengan keterlibatan masyarakat sebagai pembuat konten, informasi mengenai pelayanan dan potensi daerah diharapkan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kreativitas masyarakat.

Dalam lomba tersebut, panitia menetapkan Juara 1, Juara 2, Juara 3, serta Juara Favorit. Para pemenang mendapatkan apresiasi atas karya yang telah dihasilkan dan kontribusinya dalam memperkenalkan pelayanan publik DPMPTSP Kota Cirebon melalui media digital.

Icip menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berharap pengalaman mengikuti lomba dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya yang memiliki manfaat lebih luas.

“Kami menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh peserta, terutama adik-adik yang masih pelajar. Selamat kepada para pemenang. Jadikan capaian ini sebagai pemantik semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Cirebon,” katanya.

Bagi peserta yang belum memperoleh juara, Icip meminta agar tidak berhenti berkarya. Menurutnya, seluruh karya yang masuk telah memberikan warna tersendiri dalam upaya memperkenalkan pelayanan publik dan mendukung transformasi digital komunikasi Pemerintah Kota Cirebon.

“Tidak ada karya yang sia-sia. Setiap karya yang dibuat telah menjadi bagian dari upaya mengenalkan pelayanan publik kepada masyarakat. Terus berkarya dan terus menghadirkan ide-ide baru yang dapat memberikan manfaat bagi Kota Cirebon,” pungkasnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.