Modal Besar, Harapan Lebih Besar: Petani Kemusu Tetap Bertahan di Musim Tanam Ketiga

oleh -14 Dilihat

Boyolali DjalapaksiNews — Musim tanam ketiga (MT III) bukan perkara mudah bagi petani. Keterbatasan sumber air membuat biaya produksi meningkat karena kebutuhan pengairan harus dipenuhi secara mandiri. Kondisi tersebut menjadi perhatian Babinsa Desa Kedungmulyo Koramil 18/Kemusu Kodim 0724/Boyolali Sertu Muhammad Al Amin saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Bapak Yatmin di areal persawahannya, Dukuh Rejosari RT 03/RW 03, Desa Kedungmulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (12/09/2026).

Di tengah hamparan tanaman padi, Sertu Muhammad Al Amin berbincang langsung dengan Yatmin mengenai kondisi tanaman padi yang saat ini memasuki musim tanam ketiga. Perbincangan tersebut tidak hanya membahas pertumbuhan tanaman, tetapi juga kendala yang harus dihadapi petani untuk mempertahankan produktivitas sawah.

Yatmin mengungkapkan, menanam padi pada MT III membutuhkan modal yang lebih besar. Pasalnya, kebutuhan air untuk mengairi sawah harus dipenuhi menggunakan sumber air dari sumur dalam. Biaya pengairan pun menjadi salah satu beban yang harus diperhitungkan dengan matang.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Yatmin untuk tetap bercocok tanam. Ia optimistis biaya dan tenaga yang dikeluarkan akan sebanding dengan hasil yang diperoleh. Bahkan, dirinya berharap harga jual hasil panen MT III nantinya lebih tinggi dibandingkan hasil pada musim tanam pertama maupun kedua.

Sertu Muhammad Al Amin mengatakan, Komsos dengan petani merupakan salah satu upaya Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi serta kendala yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya. Menurutnya, semangat petani untuk terus mengolah lahan di tengah keterbatasan patut mendapatkan dukungan.

“Petani harus tetap optimistis. Meski MT III membutuhkan biaya dan usaha lebih besar, semoga hasil panen nantinya baik dan harga jualnya mampu memberikan keuntungan bagi petani,” ujar Sertu Muhammad Al Amin.

Komsos tersebut sekaligus menjadi wujud kedekatan Babinsa dengan masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah Desa Kedungmulyo.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.