Polres Kuningan Gagalkan Balap Liar di Jalan Baru, 26 Remaja dan 15 Motor Diamankan

oleh -34 Dilihat

KUNINGAN, DjalapaksiNews – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan bersama Polsek Cilimus berhasil menggagalkan aksi balap liar di kawasan Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani, Kabupaten Kuningan, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam penertiban tersebut, polisi mengamankan 26 remaja yang didominasi pelajar serta 15 unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan kegiatan balap liar.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, didampingi Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiyono, mengatakan pengungkapan aksi tersebut berawal dari laporan masyarakat dan informasi yang beredar melalui media sosial.

“Memang benar, kami berhasil menggagalkan aksi balap liar. Kegiatan tersebut terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang melintas maupun dari media sosial yang pada saat itu melakukan siaran langsung,” ujar AKP Aktuin.

Penertiban dilakukan oleh jajaran Polsek Cilimus dengan melibatkan personel Satlantas, Sat Samapta, dan Sat Reskrim Polres Kuningan.

Dari lokasi, petugas mengamankan 15 kendaraan roda dua yang diduga digunakan maupun dipersiapkan untuk kegiatan balap liar. Polisi juga mengamankan 26 remaja yang berada di lokasi, baik sebagai penonton maupun yang diduga berperan sebagai joki dan montir.

“Dari kegiatan tersebut kami berhasil mengamankan 15 kendaraan roda dua yang diduga terlibat, baik itu sebagai penonton maupun yang diduga akan digunakan sebagai kendaraan balap liar. Kemudian kami juga mengamankan 26 remaja yang diduga sebagai penonton, joki ataupun montir,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para remaja tersebut diketahui mulai berkumpul sekitar pukul 01.00 WIB. Polisi kemudian melakukan penertiban sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi serupa, menurut keterangan yang diperoleh polisi, kerap berlangsung pada akhir pekan menjelang libur sekolah. Kondisi Jalan Baru yang relatif sepi pada dini hari diduga menjadi salah satu alasan lokasi tersebut digunakan untuk berkumpul.

Dari 26 remaja yang diamankan, usia mereka berkisar dari pelajar SMP kelas 3 hingga 23 tahun. Sebanyak 25 orang diketahui merupakan warga Kabupaten Kuningan, sementara satu orang berasal dari luar daerah.

Mayoritas remaja mengaku hanya sebagai penonton. Namun, polisi menemukan satu kendaraan yang terindikasi kuat akan digunakan untuk kegiatan balap liar.

Dalam pemeriksaan terhadap badan maupun kendaraan, petugas juga memastikan tidak menemukan senjata tajam.

Kendaraan Ditilang, Remaja Dibina

Untuk penanganan lebih lanjut, polisi akan melakukan pembinaan terhadap para remaja dengan melibatkan orang tua dan perangkat desa. Mereka juga akan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, terhadap 15 sepeda motor yang diamankan, polisi akan melakukan penindakan berupa tilang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk apabila ditemukan pelanggaran terkait kelengkapan maupun spesifikasi kendaraan.

AKP Aktuin juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya pada jam rawan dini hari.

“Kami meminta kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada jam rawan dini hari pukul 01.00 sampai 04.00 WIB. Pastikan anak berada di rumah dan tidak terlibat sebagai penonton, apalagi pelaku balap liar,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para remaja agar tidak mudah terprovokasi ajakan balap liar yang beredar di media sosial, termasuk melalui siaran langsung TikTok.

Menurutnya, balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau indikasi balap liar diminta segera melapor kepada kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110 Polres Kuningan.

“Kami akan terus melakukan patroli rutin di jam-jam rawan. Kami tidak akan segan menindak tegas, menilang kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, menggunakan knalpot brong, dan tidak dilengkapi surat-surat,” pungkasnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.