Dosen UIN Siber Cirebon Bawa Kajian Macan Ali ke Konferensi Internasional di Kroasia

oleh -7 Dilihat

CIREBON, DjalapaksiNews – Warisan budaya Cirebon kembali mendapat ruang di panggung akademik internasional. Dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Afifi Hasbunallah, terpilih menjadi pemakalah dalam 3rd Multidisciplinary Research on Cultural Heritage (MRCH) 2026 yang digelar pada 23–25 September 2026 di Zagreb, Kroasia.

Dalam konferensi tersebut, Afifi mempresentasikan penelitian berjudul “Rediscovering Sacred Power: The Macan Ali Flag, Mystical Protection, and the Sensorial Memory of Cirebon.” Penelitian ini mengangkat Macan Ali sebagai salah satu warisan budaya Cirebon dengan melihat keterkaitannya dengan simbol kekuatan sakral, narasi perlindungan mistis, serta memori budaya masyarakat.

Kajian tersebut tidak hanya menempatkan Macan Ali sebagai objek budaya, tetapi juga mengulas bagaimana sebuah benda atau simbol dapat menyimpan cerita, keyakinan, nilai, dan pengalaman masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Macan Ali dalam Perspektif Warisan Budaya

Melalui penelitian ini, Afifi membawa pengetahuan lokal Cirebon ke dalam diskusi akademik internasional mengenai warisan budaya, museum, tradisi keagamaan, dan memori masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena warisan budaya tidak hanya memiliki nilai material. Di balik sebuah benda budaya terdapat makna sosial dan pengalaman masyarakat yang turut membentuk identitas suatu daerah.

Kajian tentang Macan Ali juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Cirebon kepada generasi muda. Warisan budaya tidak sekadar dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi sebagai sumber pengetahuan yang dapat terus diteliti, didokumentasikan, dan diwariskan.

Penelitian mengenai motif Macan Ali sebelumnya juga menunjukkan kuatnya unsur keislaman dan sejarah budaya Cirebon yang melekat pada simbol tersebut.

Dipresentasikan dalam Sesi Textile Heritage

Berdasarkan program konferensi, presentasi Afifi dijadwalkan pada 25 September 2026 dalam sesi Textile Heritage and Material Analysis. Sesi tersebut berlangsung pukul 11.15–12.15 waktu setempat di Faculty of Graphic Arts, University of Zagreb.

MRCH 2026 mempertemukan peneliti, konservator, arsiparis, profesional museum dan perpustakaan, serta praktisi warisan budaya dari berbagai negara.

Konferensi tersebut membahas beragam isu warisan budaya, mulai dari penelitian, konservasi, digitalisasi hingga interpretasi koleksi melalui pendekatan multidisipliner. Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan koleksi, pameran poster, dan lokakarya.

Perkuat Eksistensi Akademik UIN Siber Cirebon

Keikutsertaan Afifi dalam konferensi internasional ini menjadi bagian dari kontribusi akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkenalkan kajian budaya lokal ke ruang akademik global.

Kajian Macan Ali sekaligus menunjukkan bahwa kekayaan budaya Cirebon memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi objek penelitian multidisipliner yang mempertemukan aspek sejarah, agama, budaya, memori masyarakat, hingga permuseuman.

Melalui forum internasional tersebut, penelitian tentang Macan Ali diharapkan dapat memperluas jejaring akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi penelitian mengenai warisan budaya Cirebon.

Bagi masyarakat, kajian tersebut dapat menjadi dorongan untuk semakin mengenal dan menghargai warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas yang perlu dijaga, dikaji, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

( Utoyo )

Sumber : Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

No More Posts Available.

No more pages to load.