Bahu Membahu Bangun Masjid Al Ikhlas, TNI dan Warga Gesi Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong

oleh -9 Dilihat

Kodim Sragen, DjalapaksiNews – Pembangunan sebuah masjid bukan hanya tentang mendirikan bangunan. Di baliknya ada tenaga, kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Semangat itulah yang terlihat dalam karya bakti pembangunan Masjid Al Ikhlas di Dukuh Sapen, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jumat (25/9/2026).

Kehadiran prajurit di tengah proses pembangunan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Dengan mengenakan perlengkapan kerja, personel Koramil ikut mengerjakan pekerjaan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.

Bagi Koramil 12/Gesi, karya bakti seperti ini memiliki makna lebih luas. Selain membantu pekerjaan masyarakat, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kedekatan dengan warga melalui aktivitas yang benar-benar menyentuh kebutuhan lingkungan.

Letda Inf Heri Suprapto mengatakan TNI berupaya hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat yang memiliki manfaat bersama.

“Ketika masyarakat melaksanakan kegiatan untuk kepentingan bersama, kami berusaha ikut membantu. Ini merupakan bagian dari kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Masjid Al Ikhlas nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dukuh Sapen dan sekitarnya. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

“Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipertahankan. Bukan hanya untuk menyelesaikan pembangunan, tetapi juga untuk memperkuat kebersamaan warga,” katanya.

Karya bakti tersebut memperlihatkan pola pembinaan teritorial yang dilakukan Koramil 12/Gesi dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Bagi prajurit, kedekatan dengan warga tidak cukup dibangun melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan sehari-hari yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pembangunan Masjid Al Ikhlas pun menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai kekuatan di tingkat desa. Warga dengan tenaga dan kepeduliannya, sementara personel Koramil memberikan dukungan melalui karya bakti.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.