Dua Mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon Ikuti ITHLA Abroad Batch 8 di Tiga Negara ASEAN

oleh -90 Dilihat

CIREBON, DjalapaksiNews, (30/9/202) – Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti program internasional ITHLA Abroad Batch 8.

Program yang digagas oleh Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab Seluruh Indonesia (ITHLA) tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa bahasa Arab untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman akademik dan pengabdian di tingkat internasional.

Dalam pelaksanaannya, peserta ITHLA Abroad Batch 8 dijadwalkan menjalankan berbagai kegiatan di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura, pada 4 – 22 Oktober 2026. Program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kemampuan bahasa Arab, membangun jejaring lintas negara, serta memperkenalkan budaya Indonesia.

Keterlibatan mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon dalam program tersebut melanjutkan kiprah mahasiswa kampus ini dalam berbagai gelaran ITHLA Abroad sebelumnya. Pada program ITHLA Abroad 2025, misalnya, mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon juga mendapat kesempatan menjalankan pengabdian di Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Program ITHLA Abroad sendiri tidak hanya berorientasi pada pengajaran bahasa Arab. Kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai sarana pengembangan kapasitas mahasiswa, diplomasi budaya, serta penguatan jejaring akademik dan sosial antarnegara.

Melalui pengalaman belajar dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di negara tujuan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, adaptasi budaya, kepemimpinan, dan pengajaran bahasa Arab.

Bagi UIN Siber Cirebon, keikutsertaan mahasiswa BSA dalam program internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus mendorong mereka agar mampu berkiprah di tingkat global.

Sebelumnya, mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon juga menorehkan capaian dalam program ITHLA Abroad. Ahmad Faizin Muzaqi, misalnya, meraih predikat Ustadz Terbaik dalam pelaksanaan ITHLA Abroad 2025 di Ma’had Al-Qur’an Darussalam Selangor, Malaysia.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa program ITHLA Abroad dapat menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan kemampuan akademik dengan praktik pengabdian dan interaksi lintas budaya.

Keikutsertaan dua mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon pada ITHLA Abroad Batch 8 pun diharapkan semakin memperkuat pengalaman internasional mahasiswa, sekaligus membawa nama UIN Siber Cirebon dalam pengembangan bahasa Arab di kawasan Asia Tenggara.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.