Wonogiri, DjalapaksiNews – Dalam upaya menjaga kesiapan dan profesionalisme prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri menggelar kegiatan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) periodik sebagai bagian dari pembinaan fisik rutin. Kegiatan ini dilaksanakan di Stadion Pringgonadi, Wonogiri, pada Rabu (14/10/2026), dengan melibatkan seluruh personel secara bertahap dan terukur.
Garjas periodik ini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai tingkat kebugaran jasmani prajurit TNI AD, sekaligus sebagai langkah strategis dalam memastikan kesiapan operasional satuan di lapangan. Dengan kondisi fisik yang prima, setiap prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas pokoknya secara optimal, responsif, dan profesional.
Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Ridricho Ivan Pattihahuan, melalui Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kapten Inf Suraji menjelaskan bahwa kegiatan Garjas dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh komando atas. Pelaksanaan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 14 hingga 15 Oktober 2026, dengan sistem bergelombang guna menjaga efektivitas serta keselamatan peserta.
“Tes kesegaran jasmani ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan yang rutin dilaksanakan. Tujuannya tidak hanya untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit, tetapi juga sebagai tolok ukur kemampuan kesemaptaan jasmani secara berkala,” ujar Kapten Suraji.
Ia menambahkan, meskipun kegiatan berlangsung dalam skala satuan, pelaksanaan Garjas tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan, termasuk penerapan standar operasional prosedur serta pengawasan ketat dari tim kesehatan.
Sementara itu, Bintara Tinggi Operasi (Batiops) Peltu Arifin memaparkan secara teknis rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Garjas periodik tersebut. Menurutnya, tes kesegaran jasmani dibagi menjadi beberapa item yang menguji kekuatan, daya tahan, serta kelincahan prajurit.
“Garjas A meliputi lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan kardiovaskular. Kemudian Garjas B terdiri dari beberapa materi seperti Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, dan Shuttle Run yang bertujuan menguji kekuatan serta ketahanan otot. Setelah itu, dilanjutkan dengan tes ketangkasan renang,” jelasnya.
(Utoyo)










