JOTA-JOTI 2026 Kwarcab Kabupaten Cirebon Diikuti 1.820 Pramuka, Kenalkan Komunikasi Radio dan Layanan Darurat

oleh -335 Dilihat

CIREBON, DjalapaksiNews – Sebanyak 1.820 anggota Pramuka mengikuti pembukaan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Cirebon bersama Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Cirebon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, tersebut dibuka pada Jumat (16/10/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (18/10/2026).

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua Kwarcab Kabupaten Cirebon yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, Ketua ORARI Lokal Kabupaten Cirebon, H. Iman Supriyadi (YB1NLM), jajaran pengurus Kwarcab dan ORARI Lokal Kabupaten Cirebon, serta ribuan anggota Pramuka.

Dalam sambutannya, H. Ronianto menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan yang mampu memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan generasi muda, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.

Melalui JOTA-JOTI, anggota Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi, tetapi juga berkesempatan mengenal teknologi komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan, membangun jejaring, serta mendukung kegiatan kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Kabupaten Cirebon, H. Iman Supriyadi (YB1NLM), menyampaikan pengenalan mengenai Operating Procedure Net Control Station (NCS). Materi tersebut memberikan pemahaman tentang tata cara komunikasi radio yang tertib, terarah, dan sesuai prosedur, khususnya dalam mengatur lalu lintas komunikasi selama kegiatan berlangsung.

ORARI Lokal Kabupaten Cirebon turut memperkenalkan berbagai aktivitas komunikasi radio kepada peserta, mulai dari QSO atau komunikasi antarpengguna radio amatir pada pita frekuensi 2 meter (2 m band), 40 meter (40 m band), hingga 80 meter (80 m band).

Selain praktik komunikasi radio, peserta juga diperkenalkan dengan kegiatan Fox Hunting, yakni teknik pencarian sumber sinyal pemancar radio, serta Emergency Service atau layanan komunikasi dalam kondisi darurat.

Pengenalan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan minat anggota Pramuka terhadap dunia komunikasi radio sekaligus memberikan pemahaman mengenai peran radio amatir dalam mendukung penyampaian informasi, koordinasi, dan penanganan situasi darurat.

Rangkaian JOTA-JOTI 2026 juga diisi dengan kegiatan perkemahan bersama pada Sabtu dan Minggu. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat kebersamaan, melatih kemandirian, meningkatkan kedisiplinan, serta mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.

Pelaksanaan JOTA-JOTI merupakan bagian dari upaya mempertemukan semangat kepramukaan dengan perkembangan teknologi komunikasi. Melalui kegiatan ini, anggota Pramuka diharapkan semakin terbuka terhadap pengetahuan baru, terampil berkomunikasi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kolaborasi Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Cirebon dan ORARI Lokal Kabupaten Cirebon juga menjadi wujud sinergi dalam memberikan edukasi praktis kepada generasi muda, khususnya mengenai komunikasi radio dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Dengan semangat persaudaraan dan pengabdian, JOTA-JOTI 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Salam Pramuka!

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.