Polresta Cirebon Galakkan Gerakan SARTIK, Ajak Masyarakat Waspada Penipuan Siber

oleh -19 Dilihat

CIREBON, DjalapaksiNews – Di tengah gempuran kejahatan siber yang kian canggih dan menyasar semua kalangan, Polresta Cirebon kembali membuktikan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang adaptif dan sigap. Tidak hanya bertindak represif, Polresta Cirebon kini hadir sebagai “tameng cerdas” bagi warganya melalui edukasi preventif melawan Cyber Fraud.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., secara pribadi turun tangan mengeluarkan himbauan penting bagi seluruh masyarakat di wilayah hukumnya. Ia menyadari bahwa di era digital ini, kerja keras dan keringat masyarakat tidak boleh lenyap dalam sekejap oleh ulah oknum penipu.

“Kejahatan saat ini tidak lagi hanya terjadi di sudut gelap jalanan, tetapi bersembunyi di balik layar ponsel Anda. Oleh karena itu, kami mengkampanyekan prinsip SARTIK (Saring Sebelum Sharing & Teliti Sebelum Transfer) sebagai benteng pertahanan utama masyarakat Cirebon,” tegas Kombes Pol. Imara Utama dalam rilis resminya, Minggu (18/10/2026).

Memetakan Modus Operandi, Polisi Selangkah Lebih Maju
Sebagai bentuk kehadiran negara yang melindungi warganya, Polresta Cirebon telah memetakan dan membongkar lima modus operandi yang paling sering digunakan sindikat penipu untuk menjerat korban. Masyarakat diimbau waspada terhadap:

Jebakan File .APK: Modus undangan pernikahan digital atau kurir paket palsu yang jika diklik, akan menyedot habis data pribadi hingga saldo rekening.
Hadiah & Giveaway Bodong:Iming-iming undian berhadiah jutaan rupiah yang mengatasnamakan instansi resmi atau brand besar.
Ilusi Pekerjaan Freelance: Tawaran tugas mudah seperti likeatau subscribe berbayar, yang pada akhirnya akan memaksa korban melakukan deposit uang dalam jumlah besar.
Pembajakan Akun Kerabat:Peretasan media sosial teman atau keluarga yang digunakan untuk meminjam uang secara mendadak dengan alasan darurat.

Toko Online Fiktif: Penawaran barang brandeddengan harga yang terlampau murah dan tidak masuk akal.
Membekali Masyarakat dengan “Senjata” Verifikasi
Kebanggaan terhadap Polresta Cirebon semakin terasa ketika institusi ini tidak hanya memberi peringatan, tetapi juga membekali masyarakat dengan “senjata” untuk melawan kejahatan. Warga Cirebon kini diberdayakan untuk mandiri mengecek kebenaran sebuah rekening atau nomor telepon mencurigakan melalui fasilitas resmi yang disediakan Polri, yakni situs cekrekening.id atau siber.polri.go.id.

Kapolresta juga memberikan aturan emas yang wajib dihafal oleh seluruh warga: “Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, maupun password perbankan kepada siapa pun. Ingat, pihak kepolisian maupun bank tidak akan pernah meminta data tersebut.”

Negara Selalu Hadir: Siaga 24 Jam untuk Cirebon
Langkah humanis dan prefentif yang dilakukan oleh Kombes Pol. Imara Utama beserta jajarannya ini menjadi bukti nyata bahwa Polresta Cirebon adalah mitra cerdas masyarakat. Rasa aman warga adalah prioritas utama.

Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui adanya indikasi penipuan online, Polresta Cirebon membuka pintu pengaduan seluas-luasnya. Warga dapat langsung menghubungi layanan darurat 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat. Tim siber Polresta Cirebon siap bergerak cepat 24 jam non-stop.

Dengan langkah-langkah inovatif dan kepedulian tinggi dari Polresta Cirebon, masyarakat kini bisa beraktivitas di dunia maya dengan lebih tenang dan bangga. Karena di Cirebon, polisi bukan sekadar penegak hukum, tetapi sahabat yang melindungi di setiap gempuran zaman!. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.