BSN dan Komisi VII DPR RI Sosialisasikan Standardisasi untuk Perkuat Daya Saing UMKM di Kabupaten Cirebon

oleh -52 Dilihat

CIREBON, DjalapaksiNews – Badan Standardisasi Nasional (BSN) bersama mitranya di Komisi VII DPR RI menggelar sosialisasi standardisasi dan penilaian kesesuaian bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sappirhe Grand Ballroom Hotel Aston Cirebon, Senin (19 Oktober 2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya standardisasi dan penilaian kesesuaian sebagai upaya meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, serta memperluas peluang usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Acara ini dihadiri anggota Komisi VII DPR RI, H. Satori, S.Pd.I., M.M., perwakilan BSN, serta para pelaku UMKM dari Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, H. Satori menekankan pentingnya sosialisasi standardisasi dan penilaian kesesuaian bagi pelaku UMKM. Kegiatan tersebut sekaligus secara resmi dibuka olehnya.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dimoderatori oleh Dr. H. Harmono, S.H., M.H., dengan narasumber Andri Gandhi dari Badan Standardisasi Nasional.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai standardisasi dan penilaian kesesuaian, termasuk pentingnya penerapan standar dalam menjaga mutu produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendukung UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dalam tiga sesi. Setiap sesi memberikan kesempatan kepada tiga peserta untuk menyampaikan pertanyaan, menggali informasi, serta memperdalam pemahaman mengenai penerapan standardisasi dalam kegiatan usaha mereka.

Melalui dialog tersebut, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh wawasan dan pengetahuan yang dapat diterapkan secara nyata untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, dan memenuhi kebutuhan pasar.

Di penghujung kegiatan, Dr. H. Harmono mengajak para peserta untuk membangun usaha bersama, salah satunya melalui penanaman pohon kelor. Ajakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong semangat kolaborasi dan pemanfaatan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi produktif.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara BSN, Komisi VII DPR RI, dan pelaku UMKM diharapkan terus diperkuat. Pemahaman terhadap standardisasi dan penilaian kesesuaian menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong UMKM tumbuh lebih berkualitas, profesional, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun di pasar yang lebih luas.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.