Wali Kota Lepas 388 Atlet Kota Cirebon Menuju Porprov Jabar 2026, Targetkan Kembali Masuk 10 Besar

oleh -11 Dilihat

KOTA CIREBON, DjalapaksiNews – Semangat membawa nama daerah dan meraih prestasi terbaik menjadi bekal 388 atlet Kota Cirebon yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Pemerintah Kota Cirebon berharap keikutsertaan kontingen tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk kembali memperkuat posisi Kota Cirebon di jajaran daerah berprestasi dalam bidang olahraga di Jawa Barat.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat melepas Kontingen Kota Cirebon menuju Porprov Jawa Barat 2026 sekaligus membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, di Halaman Apel Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Selasa (3/11/2026).

Sebanyak 388 atlet akan mewakili Kota Cirebon dalam berbagai cabang olahraga. Kontingen dijadwalkan bertolak menuju Bekasi untuk mengikuti rangkaian pertandingan. Dengan persiapan yang telah dilakukan, para atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperjuangkan target masuk 10 besar dalam klasemen akhir Porprov.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berpesan agar seluruh atlet dan ofisial menjaga semangat, kedisiplinan, serta sportivitas selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, setiap atlet yang bertanding membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik Kota Cirebon.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan nyata bagi pembinaan olahraga, termasuk melalui alokasi anggaran untuk kebutuhan kontingen, uang pembinaan, uang saku, insentif, serta honorarium bagi atlet dan pelatih.

“Atlet yang berangkat ini membawa nama Kota Cirebon. Saya berharap seluruhnya bisa bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik daerah. Berikan kemampuan terbaik karena kami ingin melihat Kota Cirebon kembali meraih prestasi dan masuk 10 besar di Porprov tahun ini,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terus memperhatikan keberlanjutan pembinaan atlet. Terkait apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih prestasi, Pemkot Cirebon akan mengupayakan pemberian bonus yang direncanakan melalui pembahasan dan penganggaran pada tahun 2027 bersama pihak terkait.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan proses panjang, konsistensi latihan, dukungan pembinaan, serta kerja sama antara pemerintah, organisasi olahraga, pelatih, dan para atlet.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan keterampilan masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Wali Kota menilai, persoalan ketenagakerjaan membutuhkan perhatian dan langkah konkret melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Karena itu, pelatihan vokasi diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, menyampaikan bahwa kontingen Kota Cirebon kembali menargetkan posisi 10 besar pada Porprov Jawa Barat 2026. Target tersebut menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal, terlebih dengan dukungan pemerintah daerah terhadap kebutuhan kontingen. Ia juga mengapresiasi perhatian Wali Kota Cirebon yang telah mengalokasikan anggaran bagi kontingen dan manajer Kota Cirebon. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan antarkabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Kami menargetkan Kota Cirebon bisa kembali masuk 10 besar. Dengan jumlah 388 atlet yang diberangkatkan, harapan kami seluruh atlet mampu memberikan performa terbaik. Kami juga berterima kasih kepada Pak Wali Kota atas dukungan anggaran yang telah diberikan kepada kontingen dan manajer, sehingga persiapan menghadapi Porprov bisa berjalan dengan baik.” ungkap Handarujati.

Ia menjelaskan, Kota Cirebon memiliki sejumlah cabang olahraga unggulan yang diharapkan mampu menyumbangkan medali. Beberapa di antaranya adalah bola basket, gateball, muay thai, gulat, dan taekwondo. Cabang-cabang olahraga tersebut dinilai memiliki potensi untuk memberikan hasil maksimal apabila mampu menjaga konsistensi performa selama pertandingan.

Lebih jauh, Handarujati menyebut Porprov juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi. Sejumlah atlet Kota Cirebon bahkan telah memiliki pengalaman memperkuat Jawa Barat di tingkat nasional, khususnya dari cabang olahraga bola basket dan muay thai.

“Selain mengejar prestasi di Porprov, kami juga melihat potensi atlet-atlet yang bisa dipersiapkan untuk jenjang berikutnya. Ada beberapa atlet nasional kita, terutama dari bola basket dan muay thai, yang selama ini sudah berpengalaman mewakili Jawa Barat di ajang PON. Setelah Porprov, pembinaan akan terus kami dorong agar mereka bisa kembali bersaing dan dipersiapkan menghadapi PON 2029,” jelasnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.