Muscab LVRI Kota Cirebon Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Semangat Kebangsaan

oleh -31 Dilihat

Cirebon DjalapaksiNews – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) sebagai mitra strategis dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) LVRI Kota Cirebon di Gedung Juang, Rabu (29/7/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab sebagai forum tertinggi di tingkat cabang yang menjadi bagian penting dalam proses regenerasi dan penguatan organisasi. Menurutnya, musyawarah bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun langkah yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

“Musyawarah Cabang merupakan instrumen penting dalam siklus kepengurusan organisasi. Forum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah dijalankan sekaligus merumuskan keputusan-keputusan yang mampu memperkuat organisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cirebon memandang LVRI sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pengalaman, dedikasi, dan semangat pengabdian yang dimiliki para veteran dinilai menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk memperkuat kehidupan bermasyarakat.

“Para veteran telah memberikan teladan nyata tentang pengabdian kepada bangsa. Nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan semangat perjuangan yang mereka miliki merupakan warisan yang harus terus dijaga dan ditanamkan kepada generasi muda,” katanya.

Menurut Wakil Wali Kota, perkembangan teknologi dan derasnya arus digitalisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk terhadap pola pikir dan nilai-nilai sosial. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk LVRI.

“Saat ini kita menghadapi perubahan sosial yang berlangsung begitu cepat. Karena itu, Pemerintah Kota Cirebon sangat membutuhkan peran aktif LVRI untuk terus menanamkan wawasan kebangsaan, integritas, serta rasa cinta tanah air. Ketahanan sosial akan semakin kuat apabila nilai-nilai kejuangan yang diwariskan para pendahulu terus hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon dan LVRI dapat terus diperkuat melalui program-program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan karakter bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Ketua DPC LVRI Kota Cirebon, H. Abdul Rosyid, menjelaskan bahwa Muscab menjadi forum untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kerja selama lima tahun terakhir sekaligus memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi pada periode berikutnya.

Ia berharap seluruh tahapan persidangan dapat berlangsung dengan lancar serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin baik.

“Saya berharap seluruh petunjuk dan mekanisme yang telah ditetapkan dapat diikuti dengan sebaik-baiknya sehingga seluruh rangkaian Muscab berjalan lancar. Saya juga yakin panitia yang telah dibentuk akan menjalankan tugasnya secara profesional hingga seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik,” ujar Abdul Rosyid.

Ia menjelaskan bahwa proses Muscab terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari persidangan organisasi, penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama lima tahun, hingga pemilihan ketua yang dilakukan oleh para Ketua Ranting bersama Ketua DPC sesuai ketentuan organisasi.

Abdul Rosyid juga mengingatkan pentingnya memilih sosok pemimpin yang memenuhi persyaratan organisasi sekaligus memiliki kapasitas moral untuk menjalankan amanah.

“Calon ketua harus memenuhi syarat sebagai veteran yang dibuktikan dengan nomor pokok veteran, memiliki kondisi kesehatan yang baik, serta mempunyai integritas pribadi. Hal-hal tersebut menjadi pertimbangan penting agar kepemimpinan LVRI tetap mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu misi utama LVRI adalah melanjutkan pewarisan Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 1945 (JSN ’45) kepada masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, semangat tersebut harus terus dihidupkan melalui berbagai program pembinaan yang selaras dengan kebijakan DPD LVRI Jawa Barat.

“Melalui kepengurusan yang baru nanti, kami berharap program pewarisan Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 1945 dapat terus berjalan dengan baik sehingga generasi muda tidak hanya mengenal sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.