GPM dan Mall Pangling Jadi Upaya Pemkot Cirebon Dekatkan Pangan Murah ke Masyarakat

oleh -32 Dilihat

CIREBON DjalapaksiNews – Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat, Kamis (3/9/2026).

Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau langsung pelaksanaan GPM tersebut. Ia melihat sejumlah kebutuhan pokok yang dijual masih berada pada kondisi harga yang relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, pemerintah memastikan kondisi tersebut masih dapat dikendalikan.

“Alhamdulillah, dari keseluruhan bahan pokok yang ada di sini masih menunjukkan harga yang stabil. Memang ada beberapa komoditas seperti daging ayam dan beras yang mengalami kenaikan sedikit, tapi itu masih bisa kita jaga,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menyebutkan, berbagai kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng hingga komoditas pangan lainnya. Bahkan, tingginya minat masyarakat terlihat dari penjualan daging ayam yang telah habis dalam waktu relatif singkat.

“Ini menunjukkan bahwa sebenarnya daya beli masyarakat masih tinggi. Masyarakat tetap membutuhkan bahan pangan, tetapi dalam kondisi seperti sekarang mereka tentu akan mencari harga yang lebih murah,” jelasnya.

Ia mencontohkan harga daging ayam yang dijual dalam kegiatan GPM. Jika harga di pasar berada di kisaran Rp38 ribu, komoditas yang sama dalam kegiatan tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan harga sekitar Rp35 ribu.

“Ini menunjukkan harga di sini memang lebih murah dibandingkan harga pasar tradisional. Jadi, sebenarnya stok yang kita keluarkan banyak dan masyarakat juga cukup antusias. Hanya saja pola belanjanya berbeda sehingga tidak selalu terlihat ramai,” ujar Wali Kota.

Pemkot Cirebon, lanjutnya, akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga yang wajar, terutama ketika terjadi pergerakan harga pada sejumlah komoditas.

“Makanya Pemerintah Kota, BI, dengan Bulog ini terus melakukan pasar murah. Kita ingin masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Pertanian (DKPPP) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan, GPM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat.

Selain GPM dengan skala kegiatan yang lebih besar, DKPPP Kota Cirebon juga menjalankan program Mall Pangling yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu dan menyasar lokasi yang lebih dekat dengan permukiman warga.

“Ada juga Mall Pangling yang setiap minggu berkeliling. Mall Pangling ini yang lebih minimalis, sehingga bisa menjangkau sampai ke pelosok-pelosok,” kata Elmi.

Elmi menjelaskan, harga komoditas dalam kegiatan GPM diupayakan berada di bawah harga pasar. Salah satu dukungannya berasal dari fasilitas distribusi pangan (FDP), sehingga biaya distribusi dapat ditekan dan harga yang diterima masyarakat menjadi lebih terjangkau.

“Memang harus di bawah harga pasar yang dijual di sini. Di kami juga GPM ini ada bantuan FDP, fasilitas distribusi pangan. Jadi, dengan dukungan itu harga yang dijual kepada masyarakat bisa berada di bawah harga pasar,” jelasnya.

Komoditas yang tersedia dalam kegiatan tersebut cukup beragam. Tidak hanya beras dan minyak goreng, masyarakat juga dapat memperoleh telur serta berbagai komoditas hortikultura seperti cabai, bawang dan kebutuhan pangan lainnya.

“Lengkap. Ada beras, telur, minyak goreng, kemudian hortikultura seperti cabai, bawang dan lain-lain,” ujar Elmi.

Ia menambahkan, GPM dengan skala besar dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Sementara program Mall Pangling hadir setiap minggu dengan konsep yang lebih fleksibel dan bergerak mendekati masyarakat.

“Untuk GPM yang skala besar, setiap bulan ada. Sedangkan Mall Pangling nanti setiap minggu,” katanya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Cirebon berupaya memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan bahan pangan, tetapi juga memperoleh harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah dinamika harga sejumlah komoditas.

Pemkot Cirebon juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan pangan murah yang digelar secara berkala.

“Dengan semakin dekatnya akses pangan kepada masyarakat, diharapkan kebutuhan pokok dapat terpenuhi dengan harga yang tetap ramah bagi daya beli masyarakat,” pungkas Elmi. (*/Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.