TUBUH TERASA DINGIN, HARUSKAH SELALU MENGONSUMSI HERBAL HANGAT?

oleh -113 Dilihat

Depok-//DJALAPAKSINEWS// — (24/10/2026), Jahe merupakan rempah yang sering digunakan dalam masakan dan minuman tradisional. Tanaman dengan nama ilmiah Zingiber officinale ini mengandung senyawa bioaktif, seperti gingerol dan shogaol, yang memiliki sifat antioksidan serta berpotensi membantu mengatasi beberapa keluhan kesehatan.

Meski begitu, jahe bukan pengganti obat atau terapi medis. Manfaatnya dapat berbeda pada setiap orang, bergantung pada jumlah konsumsi, kondisi kesehatan, serta bentuk jahe yang digunakan.

Tubuh terasa dingin, lalu langsung minum jahe. Apakah sesederhana itu?

Jahe dikenal dengan sensasi hangatnya. Tak heran jika banyak orang memilih minuman jahe saat cuaca dingin atau ketika tubuh terasa kurang nyaman.

Namun, dalam mempelajari ilmu herbal, ada hal menarik yang perlu kita pahami: sensasi hangat yang kita rasakan tidak selalu sama dengan konsep sifat panas–dingin dalam ilmu herbal.

Yuk, kenali 3 hal berikut!

1. Sensasi hangat bukan satu-satunya pertimbangan

Rasa hangat setelah mengonsumsi minuman tertentu merupakan sensasi yang bisa kita rasakan. Sementara itu, dalam Traditional Chinese Medicine (TCM), sifat termal herbal merupakan kategori tradisional yang dipelajari berdasarkan kerangka teori tersendiri.

2. Tubuh terasa dingin tidak selalu berarti hal yang sama

Rasa dingin bisa dipengaruhi oleh lingkungan, kondisi tubuh, maupun berbagai faktor lainnya. Dalam perspektif TCM, pemahaman terhadap kondisi seseorang juga mempertimbangkan pola atau syndrome, bukan hanya satu keluhan.

3. Memilih herbal perlu pemahaman yang lebih luas

Selain mengenal karakter bahan, kita perlu memperhatikan tujuan penggunaan, dosis, keamanan, interaksi dengan obat, dan kondisi individu. Tidak tepat jika semua keluhan dingin langsung dianggap membutuhkan herbal bersifat hangat.

✨ Jadi, apa pelajarannya?

Memahami herbal bukan sekadar mengetahui bahan yang terasa hangat atau dingin. Kita perlu mempelajari karakteristik setiap bahan dan memahami bagaimana konsep tersebut digunakan dalam sistem pengobatan tradisional.

Pengetahuan ini menarik untuk dipelajari, terutama bagi terapis, praktisi herbal, dan siapa pun yang ingin memperluas wawasan tentang kesehatan holistik.

Yuk, pelajari lebih dalam bersama Green Medicine Institute.//Dewi GMI//

No More Posts Available.

No more pages to load.