73 PTKN Satukan Langkah, Kemenag Perkuat SDM dan Pengelolaan Aset

oleh -59 Dilihat

JAKARTA, DjalapaksiNews – Kementerian Agama RI terus mendorong penguatan tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi pengelolaan aset.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Forum Kepala Biro dan Kepala Bagian PTKN se-Indonesia bertema “Penguatan Tata Kelola PTKN Melalui Optimalisasi SDM dan Aset” yang berlangsung pada 21–23 September 2026 di Grand Orchardz Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini diikuti delegasi dari 73 PTKN se-Indonesia, terdiri atas kepala biro dan kepala bagian. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, bertukar pengalaman, serta mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Plt. Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum (AKU) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, H. Moh. Khuailid, S.Ag., M.Pd.I., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum., mengatakan penguatan kelembagaan menjadi kebutuhan penting seiring semakin kompleksnya pengelolaan PTKN.

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi agenda koordinasi, tetapi juga momentum untuk menyamakan persepsi, meningkatkan profesionalisme SDM, dan mendorong optimalisasi aset perguruan tinggi.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan tata kelola PTKN, khususnya dalam pengelolaan SDM dan aset,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., saat membuka kegiatan menekankan pentingnya pengelolaan SDM dan aset secara profesional, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Menurut Kamaruddin, SDM yang kompeten dan adaptif menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadapi dinamika dunia perguruan tinggi. Di sisi lain, aset yang dimiliki PTKN perlu dikelola secara optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Melalui forum tersebut, Kemenag juga mendorong para kepala biro dan kepala bagian PTKN untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tata kelola perguruan tinggi.

Plt. Kepala Biro AKU UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, H. Moh. Khuailid, menyambut positif pelaksanaan FGD tersebut.

Ia menilai forum tersebut menjadi kesempatan bagi para pengelola administrasi PTKN untuk saling belajar sekaligus memperkuat jejaring kerja antarlembaga.

“Forum ini sangat penting karena kita dapat belajar dari pengalaman PTKN lain, sekaligus memperkuat kolaborasi. Optimalisasi SDM dan aset pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas layanan kepada sivitas akademika dan masyarakat,” ungkapnya.

Khuailid berharap hasil pembahasan dalam FGD tidak berhenti sebagai diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret di masing-masing PTKN sesuai kebutuhan dan karakteristik institusi.

“Yang terpenting bukan hanya bagaimana kita berdiskusi, tetapi bagaimana hasil forum ini dapat diterapkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing perguruan tinggi,” tambahnya.

Melalui FGD tersebut, Kementerian Agama berharap penguatan SDM dan optimalisasi aset dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan tata kelola PTKN yang semakin profesional, transparan, responsif, dan mampu memberikan layanan pendidikan tinggi keagamaan yang berkualitas.

(Utoyo)

No More Posts Available.

No more pages to load.